
Jege Media, Italia – Kapal perang terbaru TNI AL resmi bertolak dari Italia guna memperkuat pertahanan maritim nasional.
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Italia, merangkap Malta, Siprus, dan San Marino, Prof. Dr. Junimart Girsang, pimpin upacara pelepasan keberangkatan KRI Prabu Siliwangi-321 dari Pangkalan Angkatan Laut La Spezia, Italia.

Dikutip dari laman Facebook KBRI Italia pada Kamis 12 Februari 2026, acara pelepasan KRI Prabu Siliwangi-321 dari Pangkalan Angkatan Laut La Spezia, Italia oleh Dubes Junimart tersebut pada, 10 Februari 2026.
Untuk diketahui bahwa Kapal fregat produksi Fincantieri ini memulai perjalanan 47 hari menuju Indonesia untuk memperkuat armada TNI AL setelah diserahterimakan kepada Indonesia pada 22 Desember 2025 yang lalu.

Keberangkatan kapal ini dilepas langsung oleh Dubes Junimart juga dihadiri oleh Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Laksma TNI Sumarji Bimoaji. Seremoni pelepasan ini menjadi simbol dukungan diplomatik dan militer yang kuat terhadap penguatan armada TNI Angkatan Laut.

Kekuatan maritim Indonesia dipastikan akan segera meningkat seiring dengan dimulainya pelayaran perdana kapal perang terbaru, KRI Prabu Siliwangi-321, dari Italia menuju tanah air.
“Kapal tersebut secara resmi meninggalkan dermaga Base Navale Della Spezia pada Rabu 11 februari 2026, menandai tonggak penting dalam upaya modernisasi alutsista nasional”, tutur Dubes Junimart.

Penguatan Postur Pertahanan Indonesia
KRI Prabu Siliwangi-321, yang kini berada di bawah komando Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmadja, diproyeksikan menjadi aset strategis dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia yang luas.
Kapal ini membawa teknologi sistem persenjataan mutakhir yang telah melewati fase pengujian teknis yang ketat di Eropa.
Dalam keterangannya, Kolonel Kurniawan menegaskan bahwa perjalanan ini bukan sekadar mobilisasi armada, melainkan manifestasi dari kesiapan personel dan teknologi militer Indonesia.
“Momentum ini adalah langkah besar dalam penguatan postur pertahanan maritim nasional. KRI Prabu Siliwangi-321 hadir dengan kesiapan personel yang tangguh dan sistem persenjataan yang telah melalui serangkaian pengujian ketat,” ujar Kolonel Kurniawan di sela-sela keberangkatan.
Prioritas Strategis TNI AL
Langkah modernisasi ini sejalan dengan visi strategis yang dicanangkan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.

Dalam berbagai kesempatan, Kasal menekankan bahwa pembaruan alat utama sistem persenjataan (alutsista) merupakan prioritas utama untuk menjawab tantangan geopolitik yang kian dinamis di kawasan.
Dengan hadirnya KRI Prabu Siliwangi-321, TNI AL diharapkan memiliki daya getar (deterrence effect) yang lebih kuat dalam mengamankan kepentingan nasional di jalur maritim internasional.
Pelayaran dari Italia ini diperkirakan akan menempuh waktu beberapa pekan sebelum akhirnya bersandar di Indonesia dan resmi bergabung dalam jajaran operasional armada tempur.*slt




