
Roma, Italia — Duta Besar Republik Indonesia untuk Italia, Prof. Dr. Junimart Girsang, menghadiri acara pembukaan Globally Important Agricultural Heritage Systems (GIAHS) yang diselenggarakan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) di Italia. Pada kesempatan tersebut, Indonesia berhasil meraih pengakuan internasional melalui penetapan Sistem Agroforestry Salak di Karangasem, Bali, sebagai salah satu situs warisan pertanian penting dunia.

Penghargaan ini diserahkan secara resmi oleh FAO kepada perwakilan Indonesia sebagai bentuk pengakuan terhadap praktik pertanian berkelanjutan yang telah diwariskan turun-temurun oleh masyarakat Karangasem. Sistem agroforestry salak tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan serta kesejahteraan petani lokal.

Duta Besar Junimart Girsang menyampaikan apresiasi atas kerja keras pemerintah daerah Bali, para petani, serta Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang telah menginisiasi dan mempertahankan sistem pertanian berkelanjutan tersebut.
“Pengakuan FAO terhadap sistem agroforestry salak Karangasem menunjukkan bahwa kearifan lokal Indonesia memiliki nilai global dalam menjaga harmoni antara manusia dan alam,” ujar Dubes Junimart Girsang.

Dengan penetapan ini, Indonesia kini memiliki sejumlah situs GIAHS yang diakui FAO, mencerminkan komitmen kuat bangsa dalam melestarikan sistem pertanian tradisional yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan ini Junimart Girsang, mengunjungi stand Indonesia dalam ajang pameran internasional yang digelar “FAO Globally Important Agricultural Heritage Systems”. Dalam kunjungan tersebut, Junimart Girsang memberikan apresiasi tinggi terhadap beragam produk unggulan Indonesia yang dinilai memiliki kualitas dan daya saing internasional.

“Produk-produk Indonesia kini tidak hanya kaya nilai budaya dan tradisi, tetapi juga telah memenuhi standar mutu global. Kita patut bangga, karena karya anak bangsa sudah mampu berdiri sejajar dengan produk negara lain,” ujar Junimart Girsang saat meninjau sejumlah produk yang dipamerkan, mulai dari hasil pertanian, olahan makanan, hingga produk kreatif.

Acara pembukaan GIAHS di FAO turut dihadiri oleh perwakilan diplomatik berbagai negara, pejabat FAO, serta delegasi dari wilayah-wilayah pertanian yang menerima pengakuan GIAHS tahun ini.*sLt



