
Jege Media, Jakarta – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Roma menyelenggarakan Indonesian Gastrodiplomacy Event in Italy.

Acara yang bertemakan “Spices and Flavours from Indonesia” di Istituto Aurelio Saffi, Firenze tersebut diselenggarakan pada 16 Desember 2025.

Hal itu Disampaikan oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Italia, Prof Junimart Girsang melalui keterangan tertulisnya diterima pada, Sabtu 20 Desember 2025

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KBRI Roma memperkuat diplomasi budaya Indonesia melalui kuliner”, tutur Junimart.

Karena lanjut Dubes Junimart, kuliner sebagai instrumen soft power diplomacy, sekaligus memperkenalkan kekayaan rempah dan cita rasa Nusantara kepada publik Italia dan internasional.

Dengan dukungan Konsul Kehormatan RI di Firenze, Jacopo Cappuccio, kata Junimart, KBRI Roma menjalin kerja sama strategis dengan Istituto Aurelio Saffi—salah satu sekolah kuliner dan perhotelan tertua dan terkemuka di Italia. Acara ini juga didukung oleh Restoran Feria (Treviso), Restoran Berempah (Den Haag), serta InterAromat BV sebagai distributor produk Indonesia di Eropa.

“Rempah dan bumbu indonesia tidak saja memberikan keunikan rasa yang lezat, tetapi juga merupakan sumber nutrisi yang mengandung khasiat untuk kesehatan tubuh manusia”, terang Dubes.
Hal itu lanjut Junimart, telah dibuktikan dengan sains modern.

Junimart juga menyampaikan rencana pembukaan restoran Indonesia pertama di Roma, Padang Pagi Sore Hijau, sebagai langkah awal memperkuat kehadiran kuliner Indonesia di Italia.
“Ini adalah makanan dengan aroma yang kuat, serta rasa yang sangat seimbang”, ujar salah satu undangan yang merupakan Chef pemilik restoran di Tuscany, memuji Nasi Bakar Daun Jeruk dan Lobster Bakar Bumbu Indonesia. Apresiasi tertinggi juga disampaikan oleh Istituto Aurelio Saffi dan para Chef yang berkolaborasi, menyatakan kesiapan berkolaborasi kembali di masa yang akan datang.

Acara puncak mengusung konsep “four-handed lunch”, menampilkan kolaborasi Chef Marco Feltrin dan Chef Reza Permadi dalam menyajikan sembilan menu khas Indonesia dengan sentuhan kontemporer.
Melalui kegiatan ini, KBRI Roma menegaskan komitmennya untuk mendorong apresiasi yang lebih luas terhadap kuliner Indonesia dan membuka peluang kerja sama di bidang gastronomi, pendidikan perhotelan, serta industri restoran, sekaligus mempromosikan Indonesia sebagai negara dengan warisan kuliner yang kaya dan berdaya saing global.

Kegiatan ini dihadiri oleh pejabat regional setempat, politisi, chef, food critics, media televisi lokal, jurnalis kuliner, serta social media influencers.
Para peserta mendapat kesempatan untuk mengenal lebih dekat karakteristik rempah-rempah Indonesia, teknik pengolahan kuliner Nusantara, serta filosofi rasa yang menjadi identitas masakan Indonesia, sekaligus menjadi wadah pertukaran pengetahuan lintas budaya bagi pelajar dan praktisi kuliner.



